(Menangis) Ini aku, Malin. Mande, ibumu. Lihat bekas luka di tanganmu ini, aku yang merawatmu dulu saat kau jatuh. Bagaimana kau bisa lupa?
Suamiku, tempat apa ini? Mengapa bau ikan dan sangat kotor? dialog malin kundang 4 orang
(Silence. Then the sound of stone cracking.) (Menangis) Ini aku, Malin
Enough! My mother would be refined, not some village beggar. Tembaga, throw her some coins. Let that shut her up. (Menangis) Ini aku
(Tubuhnya kaku) Kakiku... kakiku tidak bisa digerakkan! Ibu! Ampunilah aku! Babak 5: Penutup